Cara Merawat Baju Yang Ada Payetan

  1. Cara mencuci baju berpayet agar tidak cepat rusak mencuci-pakaian-bayi-1024x512
  • Baju Kebaya
  • Untuk mencuci kebaya yang paling baik adalah membawanya ketempat dry clean, terutama untuk kebaya yang terbuat dari brokat.
  • Apabila untuk memilih untuk mencuci sendiri, maka cucilah dengan menggunakan tangan.

  • Gunakan sedikit deterjen dan jangan direndam lama.
  • Bila ada noda membendel, olesi dulu dengan jeruk nipis pada bagian yang bernoda lalu dikucek jangan terlalu kasar.
  • Jangan menyikat kebaya apapun alasannya.
  • Tidak perlu diperas setelah dicuci baik memakai tangan maupun mesin cuci.
  • Saat menjemur cukup angin-anginkan saja.

  • Baju Pengantintampilan-busana-kebaya-hijab-untuk-pengantin
  • Bagi yang tidak memiliki mesin cuci, cuci baju dengan menguceknya dari atas sampai bawah
  • Cucilah secara perlahan dan jangan menekannya karena bias menyebabkan kain pudar dan sobek
  • Apabila gaun pengantin itu terdapat manic-manik banyak cukup dicelup-celupkan saja di air, agar manic-maniknya tidak lepas dan rusak
  • Jangan merendam terlalu lama, agar gaunnya tidak cepat kusut.
  • Jangan lupa, setelah mencuci ada baiknya jika member pelembut, agar membantu meluruskan serat –serat baju yang kusut selama proses pencucian dan akan tetap harum.
  • Jangan menjemur gaun pengantin langsung terkena sinar matahari agar warnanya tidak pudar, letakkan saja ditempat yang agak rindang, agar proses pengeringan diangin-anginkan saja.
  • Baju Pesta
  • Hal pertama yang perluanda ketahui adalah gaun malam sebaiknya tidak terlalu sering dicuci, anda hanya perlu mencuci gaun jika terkena kotoran atau jika sudah kusam saja.baju-pesta-muslim
  • Untuk mencuci gaun, jangan pernah menggunakan mesin cuci karena gaun anda akan hancur berkeping keping karena mesin cuci.
  • Untuk mencuci gaun , cukup dicucinya dengan tangan atau cuci hanya bagian yang terkena kotoran.
  • Anda bisa menggantungkan gaun anda disuatu tempat dan mencucinya sendiri secara manual. Jangan digosok atau dikucek cukup beri cairan pembersih pakaian yang tidak berwarna dan usapkan tangan secara perlahan dan lembut.
  • Setelah gaun anda dicuci bersih, jangan langsung disiram seluruhnya. Pertama-tama, bilas terlebih bagian yang terkena kotoran, baru anda bisa membila bagian-bagian lain seperlunya saja.
  • Untuk mengeringkan, cukup gantungkan gaun pesta anda ditempat mempercepat proses pengeringan.
  • Setelah gaun kering dan kembali seperti semula, jangan pernah menggunakan setrika untuk menghaluskannya kembali. Anda cukup menggantungkan dilemari anda.
  • Untuk menggantugkan gaun anda, pilih jenis pakaian gantungan  plastic yang bagian atasnya kecil.                                                                                                                             2. Tips Merawat Baju berpayet agar terlihat baru dan elegan
  • Baju Kebaya

Untuk merawat kebaya tidak mudah berikut, berikut akan diuraikan cara merawat kebaya agar tetap bagus detail-payet-kebaya

  • Satu hal yang perlu diingat dari kebaya adaah tidak perlu sering mencucinya. Bila anda selesai memakai kebaya cukup angin-anginkan dan disimpa kembali kedalam lemari pakaian anda, hanya saja, ini untuk pemakaian yang tidak lebih dari 2 jam setelah dipakai menghadiri acara pernikahan misalnya. Tetapi, anda memakai kebaya sepanjang hari maka anda wajib mencucinya agar tidak bau keringat.
  • Agar kebaya tampak baru , sesekali kebaya dibersihkan agar tidak ada debu-debu yang menempel.
  • Kebaya adalah pakaian yang jarang digunakan , setiap sebulan sekali dikeluarkan dari lemari dan diangin-anginkan agar baunya tidak apek.
  • Baju Pengantin

Merawat gaun pengantin tidak baik untuk merawat gaun pengantin diantaranya adalah, lantas menyamakan dengan baju-baju lainnya , melipat kemudian menaruhnya didalam   tumpukan lemari pakaian, tentu tidak semudah itu, selain memerlukan gaun pengantin yang salah cara ini juga dapat merusak kualitas busana pengantin, maka dari itu ada beberapa cara ilmiah merawat baju pengantin, baik itu gaun pengantin pria maupun wanita.

Cara-cara yang baik untuk merawatnya adalah sebagai berikut:

  • Hanya baju pengantin yang hanya digunakan sesekali, setelah anda usai memakainya segeralah untuk mencuci , untuk menghilangkan keringat yang menempel dalam busana serta kotoran memungkinkan timbulnya jamur bagi anda yang tidak memiliki mesin cuci. Cuci baju dengan menguceknya dari atas hingga bawah. Cucilah secara perlahan dan jangan menekanya karena bisa menyebabkan kain pudar dan sobek.
  • Lakukanlah secara berhati-hati apabila baju anda banyak pernak perniknya dan diharuskan menggunakan mesin cuci dapat membuat pernak perniknya terlepas.
  • Jemurlah busana dengan tidak terkena langsung terik matahari, karena bisa menyebabkan pudar, mengkerut, dan bau. Letakkan saja ditempat yang agak rindang diangin-anginkan saja.
  • Sama pada saat penjemuran, saat menyetrika suhu tidak boeh terlal panas. Pasanglah dalam suhu rendah. Idealnya menyetrika busana pengantin menggunakan setrika uap mengapa? karena sifat panas yang dihasilkan sangat merata
  • Untuk menyimpan gaun pengantin anda harus tahu keadaan lemari sebagai tempat penyimpanan dikarenakan baju sanat sensitife maka anda harus sangat efektif memilih bahandasar lemari pakaian. Pilihlah jenis kayu jati sebagai bahan dasar yang direkomendasikan
  • Antisipasi binatang nyamuk dan ngengat yang dapat merusak baju pengantin dan member kotoran atau noda dengan memasang kamper gunakanlah kamper yang melindungi baju dan member rasa harum.
  • Secara berkala, tiap 3 bulan sekali keluarkan baju pengantin untuk diangin-anginkan agar tidak terjadi kelebapan yang timbul dari jamur.

 

 

  • Baju Pesta
  • Sebelum digantung lemari , simpan baju pesta, gaun pesta , atau busana pesta anda dalam plastic yang sudah dirancang khusus untuk menyimpan baju pesta atau yang bisa digunakan untuk menyimpan baju pengantin, busana pengantin, gaun yang beresleting.
  • Jangan terlalu lama anda menyimpan koleksi baju pesta, koleksi busana pesta, atau koleksi gaun pesta anda dalam plastic baju yang beresleting, sesekali keluarkan baju pesta anda agar sedikit berangin-angin.
  • Tempatkan tissue atau busa pada bagian pundak dan leher baju pesta anda agar hanger yang dipakai untuk menggantung baju pesta anda tidak dapat merusak baju pesta atau koleksi busana pengantin ,koleksi baju pengganti, koleksi gaun pengantin anda.
  • Jangan pernah mencuci baju pesta anda dengan menggunakan dry clean karena bukan langkah yang tepat, jika baju anda hanya dipakai sekali saja dalam jamuan pesta yang tak lebih dri 2 jam , maka langkah yang paling tepat adalah mengangin-angin saja, disetrika dengan menggunakan setrika yang beruap dan kembali disimpan.                3Tips Menyimpan Baju Berpayethipwee-1-vemale-com
  • Baju Kebaya
  • Bila Bahan kebaya anda terbuat bahan dari sutera dan cukup ringan untuk digantung, gantug saja pada bagian baju.
  • Maka jangan menggantungkannya, karena payet memberantakan kebaya anda, jika digantung akan merusak betuknya. Lipat kebaya payet anda dan pintar-pintarlah memilih lipatan dimana anda yakin tidak ada payet yang akan rusak bila dilipat dalam jangka waktu yang lama.
  • Jauhkan lemari pakaian anda dari kapur barus, karena itu akan merusak bahan kebaya anda. Karena kebaya adalah pakaian yang jarang digunakan.
  • Setiap sebulan sekali dikeluarkan dari lemari pakaian dan angin-anginkan sebentar agar baunya tidak apek.
  • Baju pengantin
  • Untuk menyimpan busana pengantin yang bersih, anda harus tau keadaan lemari sebagai tempat penyimpanan, karena baju sangat sensitive. Maka sangat perlu anda selektif memilih dasar bahan lemari pakaian. Jati adalah jenis bahan dasar lemari yang direkomendasikan.
  • Antisipasi binatang ngengat dan nyamuk yang dapat merusak baju pengantin dan member noda atau kotoran dan memasang kamper.
  • Pilih kamper yang melindungi baju dam member rasa harum
  • Secara berkala , keluarkan baju pengantin untuk angin-anginkan agar tidak terjadi kelembapan yang timbul dari jamur.
  • Baju Pesta

Jangan dikira karena jarang dipakai maka busana pesta itu aman-aman saja dalam lemari. Justru karena jarang dipakai itulah, baju pesta sering luput dari perhatian. Tahu-tahu saat anda hendak mengenakannya lagi, ada bagian yang bolong karena ngengat, atau bulukan dan berdebu. Umumnya, baju pesta masuk dalam daftar baju kebanggaan. Itu sebabnya, butuh perawatan ekstra. Apa yang harus dilakukan untuk merawat baju pesta, berikut kiatnya:

  1. Sebelum digantung lemari, simpan baju pesta dalam plastic atau tempat khusus dari bahan nilon beresleting. Langkah ini dilakukan untuk mencegah binatang kecil berumah dibaju anda dan menghindari debu.
  2. Bila anda membeli baju pesta dari desainer terkenal atau dari butik dengan merek terkenal, Jangan lupa minta kantong penyimpanannya sekalian. Gantung dengan hanger dengan bahan yang lembut. Tempatkan dibagian paling ujung gantungan baju lemari agar tidak lekas kusut.
  3. Memasukannya kedalam plastic bukan langkah mati. Busana psta danformal yng akan disimpan membutuhkan ruang untuk bernafas. Menyimpannya dalam plastic.
  4. Dalam waktu lama tidak menguntungkan. Sesekali, keluarkan pakaian itu agar sedikit berangin-angin.
  5. Tempatkan tisu pada bagian pundak dan leher baju. Gaun malam umumnya terbuat dari bahan yang sangat lembut, sehingga sentuhan dalam waktu lama dalam dengan hanger yang keras dikhawatirkan bakal melukainya. Bisa juga anda memanfaatkan busa untuk dibalutkan pada hanger sebelum digunakan untuk mencaltekan gaun.
  6. Jangan simpan dengan cara digantung dihnger, jika gaun tersebut dari bahan jersy dan rajutan. Digantungkan justru akan membuat baju berubah bentuk. Lipat baju , bungkus dengan kain lembut dan tempatkan dirak aing atas lemari anda.
  7. Langkah yang tepat. Jika gaun hanya dipakai sekali dan hanya untuk menghindari jamuan pesta tidak lebih dari dua jam, maka langkah yang paling tepat adalah mengangin-anginkan saja, disetrika dengan setrika beruap dan kembali disimpan.

 

Iklan

Tentang mulyana2123

Fakultas Dakwah dan Komunikasi Uin walisongo Semarang
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s